tirtayatra-candi-cetho

Tirta Yatra ?

Jika mendengar kata tirta yatra sekilas akan langsung mengaitkannya dengan aktivitas religi. Rilegi berarti kepercayaan akan adanya kekuatan di luar kekuatan manusia. Banyak yang menyamakan religi dengan agama, namum pada dasarnya religi merupakan suatu fenomena pada segala aspek yang ada di luar kekuatan manusia berupa kepercayaan dan kehidupan lain dan mahluk – mahluk gaib, supranatural atau mahluk – mahluk yang ada di luar pikiran manusia. Religi merupakan suatu kepercayaan yang mempunyai beberapa unsur yang terdiri dari : emosi keagamaan, kepercayaan, upacara keagamaan dan kelompok keagamaan. Seiring perkembangan jaman saat ini banyak bermunculan konsep – konsep wisata religi, namun hal yang paling penting untuk di ketahui apa itu wisata Religi Menurut agama Hindu? yang mendekati dalam istilah itu adalah tirta yatra namun bernilai lebih tinggi karena yang di tuju adalah tempat suci untuk sembahyang kehadapan Tuhan (Ida Sang Hyang Widhi Wasa).

Agama Hindu mengajarkan banyak cara untuk mendekatkan diri dengan Tuhan, ada bhakti marga, karma marga, jnana marga dan raja marga yoga. Dari sekian banyak cara yang ada, salah satu yang paling mudah dan bisa dilakukan oleh setiap orang adalah dengan jalan bhakti marga dengan cara melaksanakan perjalanan sembahyang ke pura-pura. Dalam ajaran Agama Hindu sembahyang ke pura-pura sering disebut dengan tirta yatra. Tirta yatra jika di artikan berdasarkan dasar katanya berasal dari bahasa Sansekerta, Tirta dan Yatra. Tirta artinya pemandian, sungai, kesucian, air, toya atau air suci, sungai yang suci. Secara kenyataan pengertian tirta mengarah ke wujud air. Sedangkan Yatra berarti perjalanan suci. Jadi Tirta yatra adalah perjalanan suci untuk mendapatkan atau memperoleh air suci. Penjelasan tentang Tirta yatra ada diuraikan secara jelas di dalam Sarassamuscaya. Berikut ini penjelasan tentang tirta yatra dalam Sarasamuscaya :

Terjemahan :
(Sarasamuscaya.277 dalam Kajeng, 1997)
Ada orang seperti ini prilakunya, tidak diliputi oleh kemarahan, benar-benar satya teguh pada brata, kasih sayang terhadap semua mahluk, orang yang demikian prilakunya, pahala Tirta Yatra kelak diperolehnya. Tirta Yatra maksudnya berlkeliling dengan niat suci mengunjungi tempat tempat suci.

Terjemahan :
(Sarasamuscaya.279 dalam Kajeng, 1997)
Sebab keutamaan Tirta Yatra amat suci lebih utama dari melaksanakan yadnya, dapat dilakukan oleh orang miskin.

Adapun manfaat tirta yatra antara lain :

  1. Dengan Tirta Yatra kita dapat meningkatkan Sradha Bhakti. Kita datang menuju tempat suci yang jauh melaksanakan bhakti, sembahyang, japa, meditasi dan pembacaan kitab suci dan Dharmagita.
  2. Dengan Tirta Yatra terjadilah proses penyegaran kembali terhadap mental dan fisik kita yang sebelumnya mungkin jenuh akibat rutinitas, melakukan pekerjaan sehari hari.
  3. Dengan Tirta Yatra memperluas cakrawala, kita mengagumi, betapa besar dan Maha Agung Ida Sang Hnyang Widhi sebagai Pencipta, meningkatkan kesucian sehingga kita dapat lebih mendekatkan diri dengan Tuhan.

Kini tujuan tirta yatra bukan hanya tertuju pada pura-pura yang berada di Bali saja, namun berdasarkan pada informasi yang di dapatkan dari tim produk dewiasritour.com yang merupakan salah satu biro perjalanan wisata di Bali yang sering membantu dalam pelaksanaan perjalanan tirta yatra dengan berbagai pilihan paket tirta yatra menjelaskan “tujuan tirta yatra saat ini khususnya perjalanan dari Bali banyak yang tirta yatra ke Jawa, Lombok hingga ke Kutai”

← Back

Pesan Anda telah terkirim

Peringatan
Peringatan
Peringatan
Peringatan
Peringatan!