tirta-yatra-lombok

Pura Batu Bolong Lombok

Pura Batu Bolong Lombok berlokasi di Jl.Raya Senggigi , Batu Layar di wilayah Lombok Barat. Keberadaan pura Batu Bolong sangat erat kaitannya dengan perjalanan suci Dang Hyang Niratha ke pulau Lombok. Beliau adalah yang mendirikan pura Batu Bolong Pertama hingga tetap lestari sampai saat ini. Beliau datang ke Lombok ke dua kalinya pada tahun 1533 Masehi menggunakan Perahu Layar milik seorang nelayan Suku Sasak‑Lombok yang terdampar di Pantai Ponjok Batu, desa itulah perbatasan antara Kabupaten Buleleng dan Karangasem‑Bali. Pada saat itu seorang nelayan di temukan dalam kondisi kritis karena berhari‑hari tidak makan kemudian perahunya rusak dan bocor terombang‑ambing arus gelombang laut serta angin kencang akhirnya nelayan tersebut selamat atas pertolongan Sang Resi dan masyarakat pesisir Pantai.

Kemudian bermodal Perahu Layar yang rusak dan bocor tadi Sang Resi bersama seorang nelayan tersebut dapat menyebrangi Selat ­Lombok dengan menyisir pantai utara Pulau Lombok. Anehnya selama perjalanan, air laut betul- ­betul landai dan tenang. Dalam perjalanan Sang Rsi menyisir ke arah timur pantai dan sampailah beliau di Karang Bolong untuk beristirahat. Dalam peristirahatan itulah beliau mendirikan pelinggih di Enjung Karang Bolong untuk melaksanakan Semadi dan sekarang kita kenal dengan sebutan pura Batu bolong karena di enjung itu terdapat batu besar yang berlubang atau bolong. Batu besar yang berlubang/bolong tersebut sering di jadikan jalan penyebrangan oleh masyarakat setempat dari Pantai Duduk ke Pantai Ejung Karang Bolong pada saat‑saat air surut karena pada abad ke‑XVIII jalan raya sekarang ini belum ada. Piodalan di pura biasanya di laksanakan pada Purnamaning Kasa.

← Back

Pesan Anda telah terkirim

Peringatan
Peringatan
Peringatan
Peringatan
Peringatan!