
Pura Sunia Loka, Gn.Srawet adalah salah satu pura di Jawa yang berlokasi di dusun Tanjung Rejo, desa Kebon Dalem, Kecamatan Bangorejo, Kabupaten Banyuwangi. Di jelaskan oleh romo mangku pura setempat berdirinya pura Sunia Loka Gn. Srawet berawal dari adanya kejadian aneh diluar nalar yakni pada awal tahun 2000-an sekitar jam satu siang cuaca cerah dan di atas bukit srawet tampak kereta kencana yang di tarik enam ekor kuda melayang – layang di atas bukit srawet. Banyak masyarakat menyaksikan hal tersebut. Pada awalnya masyarakat menduka fenomena itu hanyalah hal yang biasa karena hanya di kira sebagai pesawat helikopter, setelah diamati secara seksama ternyata benda tersebut merupakan kereta kencana. Kejadian ini terjadi sangat lama yaitu sekitar satu setengah jam.
Berdasarkan atas kejadian tersebut para pemuka masyarakat dan para spiritualitas melakukan semedi di atas bukit srawet. Dari semedi tersebut ada salah seorang diantaranya disabdakan bahwa di tempat tersebut di bangun sebuah tempat pemujaan Ida Sang Hyang Widhi Wasa dan dalam tindakanlebih lanjut di laksanakan pembangunan suatu pura. Pura mulai di bangun tahun 2003 dan selesai tahun 2009 yang di danai dari punia umat, baik do daerah sekitar srawet, Banyuwangi dan darni Bali. Pelinggih yang di bangun adalah pelinggih Tungu tempat semayam dari mbah Jenggot, sosok niskala penjaga gunung Srawet. Pelinggih Penglurah dan tugu pengapit, Gedong Candi Batu Tumpang Pitu sebagai tempat pemujaan kehadapan Mpu Bradah dan raja Airlangga sebagai tokoh utama pada jaman kerajaan Kediri di Jawa Timur yang di yakini sebagai titisan Dewa Wisnu. Pelinggih Padmasana sebagai tempat pemujaan Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Pelaksanaan piodalan di pura ini dilaksanakan pada Purnama Kelima.
