tirtayatra-banyuwangi

Pura Bukit Amerta

Pura Bukit Amerta berlokasi di dusun Blok Agung, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi. Pada awalnya di lokasi pura ini hanya ada puden yang berupa batu. Batu ini sendiri berkaitan dengan sejarah dan keberadaan desa Karangdoro yang merupakan wilayah dimana pura Bukit Amerta ini berdiri. Bukit yang berupa gumuk ini dinamakan dengan Gumuk Tambur, karena menurut masyarakat sekitar pada jaman dulu dari bukit ini sering terdengar gambelan jawa yang begitu terdengar merdu. Gamelan Jawa tersebut berbunyi bagaikan suara tambur. Oleh karena suaranya yang sangat merdu bagaikan alunan gamelan tersebut, maka sekitar tahun 1950-an umat Hindu yang ada di sekitar tempat itu mendatanginya. Kemudian mereka menjadikan tempat itu sebagai tempat untuk mengadakan ritual “sugihan Jawa“.

Ritual ini dimaksudkan untuk menghaturkan rasa terima kasih kepada para leluhur Jawa yang telah memberikan anugrahnya kepada mereka. Lama kelamaan umat Hindu membangun tembok penyengker di bukit itu dan menandai bahwa tempat itu menjadi tempat yang disucikan oleh umat Hindu. Setelah itu umat Hindu yang ada di desa ini selalu mengadakan ritual dan meditasi di tempat itu. Di sini pula umat Hindu memohon tirtha amerta yang dipimpin oleh sesepuh umat dan hingga kini adalah pura Bukit Amerta. Di Pura Bukit Amerta diyakini sebagai lenggih kekuatan suci Hyang Agung Rsi Markendya. Piodalan atau upacara di pura biasanya dilaksanakan pada saat Sugihan jawa.

← Back

Pesan Anda telah terkirim

Peringatan
Peringatan
Peringatan
Peringatan
Peringatan!